Home » » Cerpen "LastAppointment"

Cerpen "LastAppointment"

             **Last Appointments**

Cast : Choi Seung Hyun (Choi Hyun)
         ~Im Jin Ah                ( Nana)  As
         ~Park Soo Young   (Lizzy ) As
        ~ Oh Hye Rin             (Raina )As

GenRe :  Sad Love Friendship
...
...
...
Sore Ini dia menemuiku,Duduk Di sampingku dan tersenyum menatap ku.
Aku benar-benar tak berdaya melihat tatapan itu, tatapan yang begitu hangat, penuh harap dan selalu membuatku bisa memaafkannya.
Aku sadar, aku sangat mencintainya, aku tidak ingin kehilangan dia.
, meski dia sering menyakiti hatiku dan membuatku menangis.
Tidak hanya itu, akupun kehilangan sahabatku, aku tidak peduli dengan perkataan orang lain tentang aku.
Aku akan tetap memaafkan Choi Hyun, meskipun dia sering menghianati cintaku.
“Aku gak tau harus bilang apa lagi, buat kesekian kalinya kamu selingkuh! Kamu udah ngancurin kepercayaan aku!”Aku tidak sanggup menatap matanya lagi,air mataku jatuh begitu deras menghujani wajahku.
Aku tak berdaya, begitu lemas dan Dia memelukku erat.
“Mianhe Nana, Mianhe! Aku janji gak akan nyakitin kamu lagi. Aku janji Nana. Aku sayang kamu! Please, kamu jangan nangis lagi!”
Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi selain memaafkannya, aku tidak ingin kehilangan Choi hyun, aku sangat mencintainya.
Malam ini Choi Hyun menjemputku, kami akan kencan dan makan malam. Aku sengaja mengenakan gaun biru pemberian Nyabdan berdandan secantik mungkin.
Kutemui Namja Tampan itu di ruang tamu, Dia tersenyum, memandangiku dari atas hingga bawah.“Nana Youre So Beautifull To Night.”
“Oh Gomawo. Kita jadi dinner kan?”
“Ya tentu, tapi NaNa, malam ini aku gak bawa mobil dan mobil kamu masih di bengkel, kamu gak keberatan kita naik Taksi?”
“Engga ko, ya udah kita panggil Taksi aja, ayo.”Dengan penuh semangat aku menggandeng lengan Choi Hyun.
Ini benar-benar menyenangkan, disepanjang perjalanan Choi hyun menggenggam erat tanganku, aku bersandar dibahu Choi Hyun menikmati perjalanan kami dan melupakan semua kesalahan yang telah Ia perbuat padaku.
Kami berhenti disebuah Kedai mie di pinggir jalan.
Aku sedikit ragu, apa Choi hyun  benar-benar mengajakku makan ditempat seperti ini.
Aku tahu betul sifat Nya, dia tidak mungkin mau makan di kedai kecil di pinggir jalan.
“Mwoya Oppa? Mie nya gak enak?”
“Enggak ko, mienya enak, Cuma panas aja. Kamu gak apa-apa kan makan ditempat kaya gini Nana?”
“Enggak. Aku sering ko makan ditempat kaya gini. Mie nya enak loch. Kamu kunyah pelan-pelan dan nikmati rasanya dalam-dalam.
”Aku yakin, Choi hyun gak pernah makan ditempat kaya gini. Tapi sepertinya Choi Hyun mulai menikmati makanannya, dia bercerita panjang lebar tentang teman-temannya, keluarganya dan banyak hal.
Dua tahun Kami bersama  bukan waktu yang singkat, dan tidak mudah untuk mempertahankan hubungan kami selama ini.
Choi Hyun sering menghianati aku, bukan satu atau dua kali Choi Hyun berselingkuh, tapi dia tetap kembali padaku.
Dan aku selalu memaafkannya, itu yang membuatku kehilangan sahabat-sahabatku.
Mereka benar, aku wanita bodoh yang mau dipermainkan oleh Choi Hyun Meskipun kini mereka menjauhiku, aku tetap menganggap mereka sahabatku.
Selesai makan Choi Hyun Nampak kebingungan,dia mencari-cari sesuatu dari saku celananya.
“Apa dompetku ketinggalan di Taksi?”
“Yakin di saku gak ada?”
“Gak ada. Gimana dong?”
“ya udah, pake uang aku aja. Setiap jalan selalu kamu yang traktir aku, sekarang giliran aku yang traktir kamu. Ok!”
“ok. Makasih ya sayang, maafin aku.”Saat di kampus, aku bertemu dengan Lizzy dan Raina
Aku sangat merindukan kedua sahabatku itu, hampir empat bulan kami tidak bersama, hingga saat ini mereka tetap sahabat terbaikku.
Saat berpapasan,Lizzy menarik tanganku.
“Nana, kamu sakit? Ko pucet sich?”Lizzy bicara padaku, ini seperti mimpi, Lizzy masih peduli padaku.
“Engga, Cuma capek aja ko Lin. Kalian apa kabar?”
“Jelas capek lah, punya pacar diselingkuhin terus! Lagian mau aja sich dimainin sama cowok playboy kaya Choi Hyun! Jangan-jangan Choi Hyun gak sayang sama kamu? Ups, keceplosan.”
“Stop Raina! Kasian Nana! Kamu kenapa sich Rai bahas itu mulu? Nana kan gak salah.”
“Udah dech Lizzy, kamu diem aja! Harusnya kamu ngaca Nana! Kenapa kamu diselingkuhin terus!”
Raina bener, jangan-jangan Choi Hyun gak sayang sama aku, Dia gak cinta sama aku, itu yang buat Dia selalu menghianatiaku.
Selama ini aku gak pernah berfikir ke arah sana, mungkin karena aku terlalu mencintai Nya dan takut kehilangan Nya.
Semalaman aku memikirkan hal itu, aku ragu terhadap perasaan Nya padaku.
Jika benar Choi hyun tidak mencintaiku, aku benar-benar tidak bisa memaafkannya lagi.
Meskipun tidak ada jadwal kuliah, aku tetap pergi ke kampus untuk mengerjakan tugas kelompok.
Setelah larut malam dan kampus sudah hampir sepi aku pun pulang. Saat sampai ke tempat parkir, aku melihat Choi Hyun bersama seorang wanita.
Aku tidak bisa melihat wajah wanita itu karena dia membelakangiku. Mungkin Choi Hyun menghianatiku lagi.
Kali ini aku tidak bisa memaafkannya. Mereka masuk ke dalam mobil, aku bisa melihat wanitaitu, sangat jelas, dia sahabatku, Raina….
Sungguh, aku benar-benar tidak bisa memaafkan Choi hyun.
Akan ku pastikan, apa Choi Hyun akan jujur padaku atau dia akan membohongiku, ku ambil ponselku dan menghubungi Choi Hyun.
“Hallo, kamu bisa jemput aku sekarang Choi Hyun?”
“Maaf Nana, aku gak bisa kalo sekarang. Aku lagi nganter kakak, kamu gak bawa mobil ya?”
“Emang kakak kamu mau kemana ?” “Mau ke…, itu mau belanja. Sekarang kamu dimana?”
“Oppa! Sejak kapan kamu mau nganter kakakkamu belanja? Sejak Raina jadi kakak kamu? Hah?!!”
“Nana, kamu ngomong apa sayang? Kamu bilang sekarang lagi dimana?”
“Aku liat sendiri kamu pergi sama Raina Choi Hyun!
Kamu gak usah bohongin aku!
Kali ini aku gak bisa maafin kamu ! Kenapa kamu harus selingkuh sama Raina Hah? Aku benci kamu! Mulai sekarang aku gak mau liat kamu lagi! Kita Putus Choi Hyun !”
“Nana, ini gak…….”
Kubuang ponselku, kulaju mobilku dengankecepatan tertinggi, air mataku terus berjatuhan, hatiku sangat sakit, aku harus menerima kenyataan bahwa Choi Hyun tidak mencintaiku, dia berselingkuh dengan sahabatku.
Beberapa hari setelah kejadian itu aku tidak masuk kuliah, aku hanya bisa mengurung diri di kamar dan menangis.
Beruntung Appa  dan Amma mengerti perasaanku, mereka memberikan semangat padaku dan mendukung aku untuk melupakan Namja bangsat itu, meskipun aku tau itu tak mudah. Setiap hari Choi Hyun datang ke rumah dan meminta maaf, bahkan Dia sempat semalaman berada di depan gerbang rumahku, tapi aku tidak menemuinya. Aku berjanji tidak akan memafkan Choi hyun, dan janjiku takan kuingkari, tidak seperti janji-janji Choi hyun yang tidak akan menghianatiku yang selalu dia ingkari.
Hari ini kuputuskan untuk pergi kuliah, aku berharap tidak bertemu dengan Namja Itu .
Tapi seusai kuliah, tiba-tiba Choi Hyun ada dihadapanku.
“Maafin aku Nans! Aku sama Raina gak ada hubungan apa-apa.
Aku Cuma nanyain tentang kamu ke dia Nana!
“Kita udah putus ! Jangan ganggu aku lagi! Sekarang kamu bebas! Kamu mau punya pacar Tujuh juga bukan urusan aku!”
“Tapi Nana…..”Aku berlari meninggalkan Choi Hyun, meskipun aku sangat mencintainya, aku harus bisa melupakannya. Dia terus mengejarku dan mengucapkan kata maaf.
Tapi aku tak pedulikan dia, aku semakin cepat berlari dan menyebrangi jalan raya.
Ketika sampai di seberang jalan, terdengar suara tabrakan, dan…………“Oppaaa…..”Choi Hyun tertabrak mobil saat mengejarku, dia terpental sangat jauh.
Mawar merah yang ia bawa berserakan bercampur dengan merahnya darah yang keluar dari kepala Choi Hyun.
“Oppa, Mhian Ne!”
“Nana. Ma-af ma-af a-ku jan-ji jan-ji ga sa-ki-tin ka-mu la-gi a-ku cin-ta ka-mu a-ku ma-u ni-kah sa-ma kam……”“Opppaaaaaaa……”Choi Hyun meninggal saat itu juga, ini semua salahku, jika aku mau memaafkan Nya semua ini takan terjadi. Sekarang aku harus menerima kenyataan ini, kenyataan yang sangat pahit yang tidak aku inginkan, yang tidak mungkin bisa aku lupakan. Choi Hyun menghembuskan nafas terakhirnya dipelukanku, disaat terakhir dia berjanji takan menyakitiku lagi, disaat dia mengatakan mencintaiku dan ingin menikah denganku.
Dia mengatakan semuanya disaat meregang nyawa ketika menahan sakit dari benturan keras, ketika darahnya mengalir begitu deras membasahi aspal jalanan.
Rasanya ingin sekali menemani Choi Hyun di dalam tanah sana, menemaninya dalam kegelapan, kesunyian, kedinginan, aku tidak bisa berhenti menangis, menyesali perbuatanku, aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri.Satu minggu setelah Choi Hyun meninggal, aku masih menangis, membayangkan semua kenangan indah bersama Nya yang tidak akan pernah terulang lagi. Senyuman Nya, tatapan Nya, takan pernah bisa kulupakan.“Nana sayang, ini ada titipan dari Amma nya Choi Hyun. Kamu jangan melamun terus dong! Kamu harus bangkit! Biar Choi Hyun tenang di alam sana.
Amma yakin kamu bisa!”
“Ini salah aku maa. Aku butuh waktu.”
Kubuka bingkisan dari Ibu Choi Hyun, di dalamnya ada kotak kecil berwarna merah, mawar merah yang telah layu dan amplop berwarna merah.
Didalam kotak merah itu terdapat sepasang cincin. Aku pun menangis kembali dan membuka amplop itu.
Dear Nana
Nana sayang, maafin aku, aku janji gak akan nyakitin kamu, aku sangat mencintaikamu, semua yang udah aku lakuin itu buat ngeyakinin kalo Cuma kamu yang terbaik buat aku, Cuma kamu yang aku cinta.
Aku harap, kamu mau nemenin aku sampai aku menutup mata, sampai aku menghembuskan nafas terakhirku.
Dan cincin ini akan menjadi cincin pernikahan kita.
Aku sangat mencintaimu, aku tidak ingin berpisah denganmu Nana.
Ne Neomu - Neomu Sharangheyo Choi Hyun Air mataku mengalir semakin deras dari setiap sudutnya, kupakai cincin pemberianNya, aku berlari menghampiri Amma dan memeluknya.
“Amma, aku udah nikah sama Choi Hyun!”
“Nana, kenapa sayang?”“Ini!” Kutunjukan cincin pemberian Choi Hyun dijari manisku.
“Nana, kamu butuh waktu nak.
Kamu harus kuat!”
“Sekarang aku mau cerai sama Choi Hyun maa!” kulepas cincin pemberian ChoiHyun dan memberikannya pada Amma.
“Aku titip cincin pernikahanku dengan Choi Hyun Ma! Ibu harus menjaganya dengan baik!”Amma memeluku erat dan kami menangis bersama-sama.*****

-Silahkan berkomentar, sesuai dengan topik
-Berkomentarlah dengan bahasa yang benar
-Jangan tinggalkan link hidup atau (spamer)
-Gunakan bahasa dan narasi anda yang baik


Support : Karrysta | Karrysta WP | Google plus
Copyright © 2013. Libra grils - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger